Sabtu, 30 Maret 2024

Banyak yang hilang setelah masuk kedokteran


* photo diambil dari google


Saya merasa sangat bersyukur karena bisa masuk kedokteran. Tulisan ini ditunjukan buat diri sendiri, semoga bisa terurai apa yang ada dalam pikiran ini berulang-ulang. 

Hari ini 31 Maret 2024, 5 tahun yang lalu tahun 2019, saya adalah seorang mahasiswa baru yang sangat senang dan bangga ketika dinyatakan diterima sebagai mahasiswa kedokteran. Tentu saat itu, euforia menjadi maba "kedokteran" dan memasuki gerbang yang akan membawa saya menjadi dokter. Saat itu tentu saja belum tahu kesulitan yang sudah saya hadapi selama 5 tahun ini, yang sedang saya hadapi dan akan saya hadapi kedepannya. 

Sebelum masuk dunia kedokteran, saya adalah seorang wirausaha/pedangang/pebis
nis atau apapun itu intinya jualan.

Dibawah ini saya uraikan, apa yang hilang setelah memasuki dunia kedokteran. 

1. Waktu dan tenaga

WIRAUSAHA
- Jam kerja sebagai wirausaha yang memiliki usaha sendiri itu tidak menentu. 
Tidak perlu bangun pagi jam 7, karna sudah ada pegawai yang harus masuk jam 7 pagi. 
Tidak perlu mengeluarkan banyak energi, karena memang ada pegawai yang tenaga nya ada dan mereka dibayar untuk itu. 

Yang berat adalah "tanggung jawab" 
- Memastikan pesanan dari pembeli ada dan dapat dikirim, disini ada drama dengan supplayer karna stok yang selalu berubah
- Memastikan penjualan tinggi supaya bisa menutupi oprasional toko dan toko memiliki penghasilan 

"Pikiran mumet dan harus selalu mencari solusi"

KOAS 
- Waktu dan tenaga untuk koas sangat banyak yang dipakai
- Tanggung jawab kepada pasien minum karena masih belajar dan semua dibawah bimbingan konsulen
- Tanggung jawab untuk belajar dan lulus, ini yang menjadi beban
- Waktu dan tenaga yang dipakai bergantung stase yang dilalui

Lah, kalo koas aja berat, gimana internship dan pas jadi dokter umum :')
- Yah, setidaknya jadi dokter umum dan internship itu ga ada shift 36 jam :')


2. Uang
WIRAUSAHA
Dulu saya berpikir, kesempatan menjadi dokter hanya saat ini saja. Uang bisa dicari nanti lagi :')

KOAS
Biaya sekolah kedokteran apalagi di swasta sangat mahal. Uang saya diinvestasikan besar untuk hal ini sekitar 80 % total semua uang yang saya miliki untuk biaya kuliah kedokteran dan biaya hidup selama 5.5 tahun kuliaj kedokteran. Saya hanya punya 20 % lagi untuk menunjang kehidupan saya kedepannya. 


3. Ketenangan

WIRAUSAHA
Ketika lagi pusing dan bingung dengan jualan, uang di rekening itu selalu menjadi hiburan. Kamu bisa beli apa yang kamu mau, apa yang kamu pengen. 
Biasanya saya melakukan pijat refleksi untuk meregangkan otot-otot dan pikiran yang menenag karna stess beban pekerjaan atau staycation sendiri dihotel, menikmati makanan dan tempat tidur di hotel tersebut. 

KOAS
Saat ini yang bisa menenangkan hati saya adalah :
- Allah meninggikan derajat orang yang berilmu beberapa derajat
 Mau healing juga dana terbatas sebagai koas :')

4. Harga diri

WIRAUSAHA
Sebagai owner yang mampu menggaji pegawai
Sebagai manusia yang sudah mampu menghidupi diri sendiri

saya merasa lebih dihargai 

KOAS
Koas emang punya harga diri?  


Yang hilang setelah masuk kedokteran adalah waktu, tenaga, uang, ketenangan dan harga diri. Saya berharap, kedepannya dibukakan jalan sebagai seorang dokter ataupun wirausaha agar kehidupan saya bisa lebih baik lagi. Saya tidak mengetahui kedepannya jalan yang terbuka lebar adalah sebagai seorang dokter atau sebagai seorang pebisnis. Penciptaan sebagai manusia di dunia ini adalah untuk "beribadah", saya niatkan semua ini untuk ibadah kepada Allah SWT, semoga Allah permudah jalannya. Aamiinn.

Rabu, 22 Juli 2020

Memilih untuk tidak pacaran

Pacaran ya? Awal tau itu karena keluarga dekat yang lebih berumur dulu mulai pacaran jadi sekedar ikut-ikutan dan dulu rasanya malu jika tak punya pacar, waktu smp sma kuliah pun sama, karena pengaruh teman, kaya harus benget gue pacaran.

Pernah punya pacar dan akhirnya semua itu saya sesalkan, banyak alasan kenapa saya sangat menyesal pacaran
1. Tidak happy ending
Kalo dah happy ending, yaa saya sekarang mungkin udah ga single lagi atau maksudnya sudah menikah. 
Berapa kali mencintai seseorang, akhirnya ditinggalkan juga hha... Buat apa pacaran kalo tau memungkinkan besar akan sakit hati.
2. Dosa
Peluang dosanya banyak banget, berkhalwat/berduaan. Mungkin kamu senang saat itu, yaa namanya orang jatuh cinta, tapi sekarang udah gak ada lagi perasaan itu, yang tertinggal hanya dosa, semoga Allah mengampuni saya. Amiinn.
3. Gak degdegan lagi nanti
Yang membedakan orang yang pacaran sama yang engga, bagaimana rasanya sudah terbiasa atau belum pernah sama sekali. Kalo yang pacaran sudah terbiasa diperhatikan, ngobrol, pegang tangan dll. Kalo yang engga pacaran, ya ga bisa merasakan itu. Maka saat menikah, rasanya yang tak akan terlupakan itu yaa ketika hanging berdebar, degdegan, senyum" sendiri, bahagia banget bahkan hanya untuk sekedar pegangan tangan saja.
4. Buang-buang waktu dan duit
Banyak waktu yang bisa digunakan untuk Hal yang lebih produktif, pacaran beneran buang waktu deh. Harus ngabarin, jalan bareng, bayarin makan. 
5. Allah memerintahkan untuk tidak pacaran
Allah Subhanawata'ala melarang untuk mendekati zina, dan Dia lebih tau yang terbaik untuk hambanya. 

Saya tau ko rasanya sepi banget HP, gak ada perhatian 😂 tapi semua ada waktunya, kesabaran akan berbuah manis, disayang Allah Azza wazalla, gak dosa, waktu banyak buat berkarya. Semoga selalu istiqomah. Amiiin. Doakan Saya teman-teman semoga segera bertemu jodoh dan menikah. ♥️♥️

Sabtu, 15 November 2014

Puisi Cinta Mahasiswi


Ketika aku ingin menjadi ibu yang baik 
aku akan mempelajari pedagogik agar bisa mendidik anak  
Ketika aku ingin mejadi menantu yang baik
aku akan mempelajari andragogi agar bisa memahami orang dewasa 
Tapi ketika aku ingin menjadi istri yang baik 
aku gak tau ilmu apa yang harus aku pelajari untuk memahami hati mu

eeaaaa... katanya sih.....Puisi Ilmiah
Jadi ceritanya pas lagi kegiatan LIC ke-2, peserta yang telat mengumpulkan tugas sama yang telat datang kena hukuman yaitu membuat puisi ilmiah kemudian dibacakan di depan kelas. Puisi dari teman-teman yang dihukum pada bagus-bagus tuh meski ada juga yang kurang jelas maknanya karna memang waktu pembuatannya terbatas. Tapi akhirnya sesi hukuman ini menjadi moment dimana bisa membuat rileks dan membuat cair susasana ditengah-tengah pematerian dan sebenarnya hukuman ini bisa malah jadi ajang eksis lho. Saya gak termasuk yang dihukum karena tidak telat tapi tepat alias 'pas', pas datang pas acara mau dimulai, pas ngumpulin pas jam-jam terakhir deadline. hhe... Nah, ketika acara selesai dan sudah sampai rumah iseng membuat puisi ilmiah tersebut dan dihubungkan dengan materi kuliah, akhirnya jadi seperti itu...

Jumat, 19 September 2014

About Dream

Aku memang tidak mendapatkan hasil akhir yang aku inginkan, tapi yang terpenting aku telah menjalani sebuah proses untuk menggapai mimpi dimana aku belajar bersungguh-sungguh, membuat perencanaan, pantang menyerah, fokus, mengorbankan pikiran waktu uang  dan menanggung resikonya. Tapi Allah telah menggariskan jalan hidupku ditempat lain dan inilah tempat yang terbaik. Awalnya memang terasa sulit menjalaninya tapi aku percaya rencana Allah itu lebih indah. Karakter pantang menyerah dll (yang disebutkan diatas) yang aku dapat akan sangat berguna untuk menjalani kehidupan ini yang penuh tantangan dan mengejar mimpi-mimpi ku yang lain. Aku akan terus berproses, berusaha dan kalo gagal bangkit lagi dan aku akan menikmatinya. Aku yakin dan percaya suatu hari nanti akan aku dapatkan hasilnya dari setiap perjuanganku.
(read : doctor -> teacher)

Sabtu, 19 Oktober 2013

Siapa saya

Who I'am ?
Siapa saya ?

Pertanyaan ini secara gak sadar adalah jawaban ketika masa SMA, dimana sedang mencari jati diri yang sebenarnya.
Saya perlu menanyakan ini pada diri sendiri, agar tidak hanya menilai orang lain, mencemo'oh orang lain seperti apa.

Mungkin ini jawaban saya sendiri, saya lebih menganggap ini sebagai motivasi hidup, do'a dan sugesti positif apalagi saat sedang ada masalah.

Nama saya Khoerunnnisa.
"Icha itu perempuan yang cantik, tegar, beranigak lemah,banyak yg sayang sama Icha, punya mimpi yang besar dan segera akan mewujudkannya."

Aku adalah orang yang sangat beruntung lahir ke dunia ini, dengan keluarga yang sempurna kasih sayangnya.

Kegagalan terbesar adalah ketika periode 2012-2013 ketika pada saat itu harusnya fokus masuk PTN saja, bukan fokus UN. Karna UN bukan jalan yang terbaik untuk menggapai mimpi.