Hari ini 31 Maret 2024, 5 tahun yang lalu tahun 2019, saya adalah seorang mahasiswa baru yang sangat senang dan bangga ketika dinyatakan diterima sebagai mahasiswa kedokteran. Tentu saat itu, euforia menjadi maba "kedokteran" dan memasuki gerbang yang akan membawa saya menjadi dokter. Saat itu tentu saja belum tahu kesulitan yang sudah saya hadapi selama 5 tahun ini, yang sedang saya hadapi dan akan saya hadapi kedepannya.
Sebelum masuk dunia kedokteran, saya adalah seorang wirausaha/pedangang/pebis
nis atau apapun itu intinya jualan.
nis atau apapun itu intinya jualan.
Dibawah ini saya uraikan, apa yang hilang setelah memasuki dunia kedokteran.
1. Waktu dan tenaga
WIRAUSAHA
- Jam kerja sebagai wirausaha yang memiliki usaha sendiri itu tidak menentu.
Tidak perlu bangun pagi jam 7, karna sudah ada pegawai yang harus masuk jam 7 pagi.
Tidak perlu mengeluarkan banyak energi, karena memang ada pegawai yang tenaga nya ada dan mereka dibayar untuk itu.
Yang berat adalah "tanggung jawab"
- Memastikan pesanan dari pembeli ada dan dapat dikirim, disini ada drama dengan supplayer karna stok yang selalu berubah
- Memastikan penjualan tinggi supaya bisa menutupi oprasional toko dan toko memiliki penghasilan
"Pikiran mumet dan harus selalu mencari solusi"
KOAS
- Waktu dan tenaga untuk koas sangat banyak yang dipakai
- Tanggung jawab kepada pasien minum karena masih belajar dan semua dibawah bimbingan konsulen
- Tanggung jawab untuk belajar dan lulus, ini yang menjadi beban
- Waktu dan tenaga yang dipakai bergantung stase yang dilalui
Lah, kalo koas aja berat, gimana internship dan pas jadi dokter umum :')
- Yah, setidaknya jadi dokter umum dan internship itu ga ada shift 36 jam :')
2. Uang
WIRAUSAHA
Dulu saya berpikir, kesempatan menjadi dokter hanya saat ini saja. Uang bisa dicari nanti lagi :')
KOAS
Biaya sekolah kedokteran apalagi di swasta sangat mahal. Uang saya diinvestasikan besar untuk hal ini sekitar 80 % total semua uang yang saya miliki untuk biaya kuliah kedokteran dan biaya hidup selama 5.5 tahun kuliaj kedokteran. Saya hanya punya 20 % lagi untuk menunjang kehidupan saya kedepannya.
3. Ketenangan
WIRAUSAHA
Ketika lagi pusing dan bingung dengan jualan, uang di rekening itu selalu menjadi hiburan. Kamu bisa beli apa yang kamu mau, apa yang kamu pengen.
Biasanya saya melakukan pijat refleksi untuk meregangkan otot-otot dan pikiran yang menenag karna stess beban pekerjaan atau staycation sendiri dihotel, menikmati makanan dan tempat tidur di hotel tersebut.
KOAS
Saat ini yang bisa menenangkan hati saya adalah :
- Allah meninggikan derajat orang yang berilmu beberapa derajat
Mau healing juga dana terbatas sebagai koas :')
4. Harga diri
WIRAUSAHA
Sebagai owner yang mampu menggaji pegawai
Sebagai manusia yang sudah mampu menghidupi diri sendiri
saya merasa lebih dihargai
KOAS
Koas emang punya harga diri?
Koas emang punya harga diri?
Yang hilang setelah masuk kedokteran adalah waktu, tenaga, uang, ketenangan dan harga diri. Saya berharap, kedepannya dibukakan jalan sebagai seorang dokter ataupun wirausaha agar kehidupan saya bisa lebih baik lagi. Saya tidak mengetahui kedepannya jalan yang terbuka lebar adalah sebagai seorang dokter atau sebagai seorang pebisnis. Penciptaan sebagai manusia di dunia ini adalah untuk "beribadah", saya niatkan semua ini untuk ibadah kepada Allah SWT, semoga Allah permudah jalannya. Aamiinn.

